Showing posts with label FPI. Show all posts
Showing posts with label FPI. Show all posts

Kronologi Pengeroyokan Ketua FPI Jateng 'Syihabudin'

 Kronologi (sumber ketua GP Anshor Jateng, Jabir Al Faruqi) :
1. Ketua FPI Jateng Syihabudin mengisi pengajian di Kecamatan Kalikajar Wonosobo dan sebagian isinya provokatif/SARA sehingga menyulut emosi warga sekitar

2. Masa yang emosi setelah mendengar isi pengajian melalui pengeras suara tersebut, menghadang Syihabudin sepulang pengajian.

3. Terjadi insiden pengeroyokan.

4. Banser datang untuk mengamankan agar Syihabudin tidak dikeroyok,

5. Bersama aparat menyerahkan ke polres Wonosobo. (src:tribunnews.com)

Dituduh Keroyok FPI, Banser Jateng Membantah

BERITA TERKINI, Terkait kasus pengeroyokan yang dialami ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah Shihabudin di Wonosobo, Komandan Banser Jawa Tengah, Ali Mahfud, mengatakan, pelaku pemukulan bukanlah anggota Banser.

"Banser datang untuk melerai warga yang menghadang Shihabudin usai pengajian," katanya saat dihubungi Tribun Jateng, Senin (20/1/2014) malam.

Menurutnya, insiden tersebut dipicu oleh pidato Shihabudin saat mengisi pengajian di Kecamatan Kalikajar Wonosobo semalam yang terlalu provokatif dan disiarkan melalui pengeras suara. Warga sekitar yang mendengar pun tersulut amarahnya.

"Saya mendapat laporan dari Wonosobo sekitar pukul 12.00 siang. Ini hanya salah paham saja," katanya.
Sebagaimana laporan yang diterima Ali, Shihabudin sempat mengalami luka-luka. Namun, Banser akhirnya berhasil mengamankan dedengkot FPI Jawa Tengah tersebut dari amuk massa. "Kejadiannya berlangsung tadi malam. Saya tidak tahu persisnya jam berapa," katanya. (src:tribunnews.com)

Sekelompok Massa Rusak Mobil Ketua FPI

BERITA TERKINI, Mobil toyota kijang super bernomor polisi B 403 XF yang ditumpangi oleh Ketua Dewan Pertimbangan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah (Jateng), Syihabuddin dirusak sekelompok massa, Senin (20/1/2014) dini hari.

Sekelompok massa yang mengaku dari banser tersebut, melakukan perusakan di Desa Kembaran, Kecamatan Kalijajar, Kabupaten Wonosobo. Akibatnya, pengasuh pondok pesantren (ponpes) Al Hadits Wonoboyo Temanggung itu mengalami luka memar pada bagian pelipis sebelah kiri. Dia juga melapor ke Mapolres Wonosobo usai kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, kejadian tersebut berawal dari ceramah yang diberikan oleh Syihabuddin saat pengajian maulid Nabi di Desa Bowongso, Kecamatan Kalikajar, Minggu (19/1/2014) malam. Pada pengajian tersebut, ada tiga hal yang dikatakan Syihabuddin, dan diduga sedikit menyinggung banser.

Sepuluh menit sebelum menutup pengajian tersebut, Syihabuddin mengajak warga untuk memerangi kemaksiatan dengan membentuk FPI. Karena satu-satunya daerah di Jateng yang belum ada FPI yaitu di Wonosobo.

Terkait hal itu, Kapolres Wonosobo, AKBP Agus Pujianto, menjelaskan bahwa peristiwa itu kemungkinan besar dipicu oleh beberapa kata yang diucapkan saat ceramah kurang pas, sehingga menyulut emosi banser.

�Sehingga, timbul kejadian ini. Kami kemarin melakukan pengamanan dengan membawa korban ke mobil patroli dan mendapat visum karena terluka,� katanya.

Pihaknya sejauh ini mengaku telah memeriksa enam orang terdiri dari lima saksi dan korban. Agus mengaku masih mendalami dan menyelidiki kasus ini.

�Untuk penetapan tersangka, nanti kami melihat hasil pengembangan. Kita tetap proses hukum, dan melihat perkembangan lebih lanjut. Kalau ada perdamaian, kita siap menjadi mediator,� paparnya.

Sedangkan untuk antisipasi pengamanan aksi susulan, pihaknya meminta bantuan satu peleton Brimob Kutoarjo dan mengerahkan satu kompi Dalmas Polres untuk berjaga-jaga di perbatasan. Hal tersebut, ujar dia untuk mencegah adanya mobilisasi massa. (src:tribunnews.com)
 

AbheLink Black or White ? Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger